Senin, 26 September 2011

Rabu, 14 September 2011

cobaan

Setiap manusia akan diuji oleh Allah SWT sesuai dengan kemampuan yang dimiliki oleh orang tersebut. Tidak ada satupun ujian itu ada melampaui kemampuan kita. Allah maha menegetahui apa-apa yang ada didunia ini. Jika ada orang yang merasa apa yang dujikan oleh Allah padanya melampaui kemampuan orang tersebut sungguh dia tidak mengenal Allah SWT.Janganlah kita berputus asa dalam menjalani semua.

Sabtu, 03 September 2011

Cara buat kue cucur betawi

Ane dapet ilmu percucuran dari empok ane dan selalu sukses dalam pembuatannya.
Bahan-bahan yang ente perluin antara lain:
1. Terigu segitiga 250gram
2. Tepung beras 500gram
3. Gula merah 300gram
4. Gula putih 100gram
5. garam secukupnya
6. Santan kara 1bks kecil

Cara buat:
Gula merah sama gula putih plus garam dan santan dicampur lebur sampe cair dengan takaran air secukupnya.
Saat hangat-hangat kuku gula ditaruh diwadah. Terigu dan tepung beras dimasukkan bersamaan / jika mau repot dicampur dan diayak dulu. Aduk hingga kalis "tidak cair dan tidak terlalu kental". Ya kalau kita cucurin / tuang dia akan mengalir lembut dan tidak membuat cipratan. Kalau adonan ternyata tidak mengembang coba untuk menambah gula merah hingga adonan terasa manis yang cukup.

Goreng dengan api sedang diwajan dengan ukuran yang kecil dan agak cekung sehingga cucur terbentuk dengan mudah. Tanda adonan cucur sukses saat digoreng akan terlihat pola penyebaran serat dari pinggir terus ketengah dan tidak boros minyak. Selamat mencoba!!

Analisa kegagalan:
1. Kurang manis
2. Jenis gula merah yang salah atau bertepung / kotor
3. Pada saat diaduk air dalam kondisi terlalu panas
4. Takaran tidak sesuai / tepung terigunya terlalu banyak

SELAMAT MENCOBA DAN SUKSES

Resep ala ozy

Tempat kerja saya


Inilalah tempat kerja saya, tapi dipojok kanan itu bukan saya!!!

Pernikahan Saya

Saya dan istri saya saat menunjukkan buku nikah

Keindahan Condet

Condet sekarang, tahun 2011 tidaklah sama dengan condet ditahun 90-an. Ditahun 90-an kita dapat melihat beragam rimbunan pohon. Mulai dari pohon nangka, salak condet asli, buah kesemek, buah buni, buah sirsak, beragam jenis rambutan (nyonya, cipelat, dll), mangga bacang segede kepala, sawo bangkok sebesar kepala bayi, anggur condet (saya lupa nama daerahnya) nangka bangkok sebesar badan anak usia 10 tahun, melinjon dan beragam buah lainnya yang saat ini namanya asing dan bahkan tidak kita dengar ditahun 2000an. Biang kerok dari hilangnya semua itu adalah ketidak pedulian warga condet sendiri akan pelestarian alam. Yah bisa dibilang saat itu orangtua kita lebih cendrung menjual tanah untuk biaya hidup. Sifat alami manusia... masa bodoh!!!!